PollyStop
Daily life C1 · Stretch yourself 259 words · 3 min

Desa di Bawah Badai

At the Bay of Skaill, a guide with a carrying voice explains a village that a storm returned to the light after four thousand years underground.

Illustration for Desa di Bawah Badai

Before you read

Words you'll learn

Tap a word or phrase to see what it means.

Listen to Polly read it
Indonesian voice

Polly hanya mencatat satu nama tempat dan sama sekali tidak tahu letaknya. "Bisakah Anda memberi tahu saya cara ke sana?" tanyanya kepada domba itu saat sarapan. Ikuti jalan pantai ke barat, kata domba itu, sampai tanahnya berhenti berpura-pura punya bukit. Teluk Skaill adalah lengkung panjang berpasir pucat dengan teras hijau di belakangnya, dan di teras itulah desa tersebut berada, setengah terbenam di dalam tanah dengan atap yang terbuka ke langit.

Pagi itu seekor burung pemakan tiram sedang bekerja di situs tersebut, dan suara burung semacam itu masih terdengar w...

Pagi itu seekor burung pemakan tiram sedang bekerja di situs tersebut, dan suara burung semacam itu masih terdengar walaupun cuaca berisik. Polly bertanya, "Saya ingin tahu sejarah monumen ini." Orang-orang tinggal di sini sekitar lima ribu tahun yang lalu, katanya. Mereka sudah bertani di pesisir ini sebelum Stonehenge dan sebelum Piramida Besar. Lalu pasir menutupi mereka dan bertahan kira-kira empat ribu tahun, sampai sebuah badai pada musim dingin tahun seribu delapan ratus lima puluh mengupas bukit pasir itu.

Angin membawa pergi separuh cerita tersebut, jadi Polly memintanya sekali lagi. "Bisakah Anda mengulanginya untuk say...

Angin membawa pergi separuh cerita tersebut, jadi Polly memintanya sekali lagi. "Bisakah Anda mengulanginya untuk saya?" Pengulangan yang kedua memuat detail yang penting. Setiap rumah menyimpan perabot yang sama dalam susunan yang sama: perapian di tengah, tempat tidur kotak di kedua sisi, dan di dinding seberang sebuah lemari batu yang menghadap pintu. Bahannya batu karena di sini tidak ada kayu.

"Bisakah Anda memberi tahu saya apakah museumnya buka besok?" tanya Polly, padahal ia sudah tahu bahwa ia akan kembal...

"Bisakah Anda memberi tahu saya apakah museumnya buka besok?" tanya Polly, padahal ia sudah tahu bahwa ia akan kembali. Ia berdiri cukup lama di tepi salah satu rumah yang terbuka, memandang ke dalam sebuah ruangan yang ditata seperti siapa pun menata ruangan, barang-barang terbaik diletakkan di tempat yang pertama dilihat tamu.

That's the story.

Your AI tutor

Now say it out loud. Talk about this story with Polly.

Polly is PollyStop's voice tutor. She talks with you about stories like this one, out loud.

Get PollyStop free.

  • A new graded story every day, with audio.
  • Save the words you meet and practise them later.
  • Speaking practice with feedback.
  • Polly, the voice tutor, is opening up to more learners.

Keep learning in PollyStop

Listen, save words, practise

Get the app