PollyStop
C1 · Stretch yourself 226 words · 3 min

Makan Malam yang Dikubur Sejak Pagi

Beside a steaming lake, Polly watches a cook lower sealed pots into holes heated only by the volcano below, where dinner cooks for hours with no fire at all.

Illustration for Makan Malam yang Dikubur Sejak Pagi

Before you read

Before you read

Listen to Polly read it
Indonesian voice

Di dekat sebuah danau kecil yang dikelilingi uap, Polly menemukan sebaris panci besar berdiri di samping lubang-lubang dalam yang digali di tanah gundul yang menghitam. Seorang juru masak berapron tebal bekerja menyusuri barisan itu, menurunkan panci tertutup ke tiap lubang dengan tali, dan Polly hinggap di pagar terdekat untuk menonton, penasaran apa gerangan yang pantas dimasak di dalam lubang tanah.

Setiap panci berisi lapisan daging, sosis, kol, dan umbi-umbian, ditutup rapat lalu diturunkan ke dalam tanah yang di...

Setiap panci berisi lapisan daging, sosis, kol, dan umbi-umbian, ditutup rapat lalu diturunkan ke dalam tanah yang dipanaskan dari bawah kira-kira sepanas air mendidih. Tak ada api yang menyentuhnya. Panasnya sepenuhnya datang dari gunung api di bawah seluruh lembah ini, naik melalui celah yang digali dan ditandai dengan lingkaran batu beberapa generasi lalu, jauh sebelum ada orang yang mengukur suhunya secara ilmiah.

Juru masak itu menjelaskan, lebih banyak dengan gerak tangan daripada kata, bahwa panci-panci itu masuk pagi-pagi dan...

Juru masak itu menjelaskan, lebih banyak dengan gerak tangan daripada kata, bahwa panci-panci itu masuk pagi-pagi dan tetap terkubur selama enam atau tujuh jam sementara semua orang pergi mengunjungi danau, taman, atau kota, dan baru kembali ketika tiba saatnya menggali makan malam. Katanya, kira-kira begitu, inilah hidangan paling mudah dimulai di pulau ini sekaligus dapur paling aneh untuk memasaknya.

Ketika panci pertama diangkat, uap mengepul keluar dalam gumpalan tebal, dan aroma daging serta kol yang dimasak perl...

Ketika panci pertama diangkat, uap mengepul keluar dalam gumpalan tebal, dan aroma daging serta kol yang dimasak perlahan menyebar ke seluruh lapangan. Polly tidak tinggal untuk ikut makan, tetapi ia melihat juru masak itu membawanya pergi dengan bangga, seolah dialah, bukan gunungnya, yang mengerjakan semuanya.

That's the story.

Your AI tutor

Now say it out loud. Talk about this story with Polly.

Polly is PollyStop's voice tutor. She talks with you about stories like this one, out loud.

Get PollyStop free.

  • A new graded story every day, with audio.
  • Save the words you meet and practise them later.
  • Speaking practice with feedback.
  • Polly, the voice tutor, is opening up to more learners.

Keep learning in PollyStop

Listen, save words, practise

Get the app